Cheers :’)

Cheers :')

Hampir tiap malam bocah-bocah ini main dirumah sampai jam 11 malam. We’ll miss this moment when they have to go to school after this holiday.

Advertisements

MENGINGAT #KEBAIKANSUAMI OLEH @UMMUFATIH88

Rasulullah menyampaikan bahwa kebanyakan penduduk neraka adalah wanita yg lalai dari mengingat #kebaikanSuami

Jika melihat sedikit kekurangan pd suaminya mereka berkata: aku tdk pernah melihat sedikitpun kebaikan darimuSeakan #kebaikanSuami menguap ketika bertengkar atau berselisih paham. Bahkan sampai berani mencaci/memaki suami

Tidak sedikit juga yg mengklaim bahwa kenikmatan “terpenuhinya kebutuhan” bisa didapatkan sendiri tanpa #kebaikanSuami Continue reading

Akhirnya anak-anak Mesir itu main ke rumah

Fiuhhhh.. cerita “Malam yang Berat untuk Fatih” pada post sebelumnya nampaknya terbayarkan. Liburan sekolah summer kali ini memang membawa manfaat bagi buah hati kami :). Tetangga kami satu lantai apartemen adalah dua keluarga Mesir yang memiliki masing-masing tiga dan dua anak. Sore-sore menjelang maghrib sering terdengar riuh suara mereka dari dalam ruangan. Benar ketika saya intip dari lubang pintu, ternyata mereka sedang berkumpul dan bermain di pelataran. Langsung saja saya bawa Fatih dan Fathia untuk keluar dan bermain bersama mereka. Dengan bahasa seadanya (ya..ya..saya akui karena saya ga bisa berbahasa Arab) saya memulai pembicaraan dengan bahasa Inggris, syukur… Alhamdulillah mereka yang sudah memasuki usia sekolah mengerti apa yang saya maksud (maklum, Bahasa Inggris saya juga seadanya, hehe). Tidak lama bermain di luar saya ajak mereka untuk bermain di dalam rumah. Mereka sangat excited, ya namanya juga anak-anak pasti suka kalau banyak mainan apalagi rumah yang sangat allowed untuk diberantakin. Saya pasrah deh kalau suami pulang masih berantakan pasalnya sudah menjelang maghrib kala itu. Alhamdulillah suami bukan tipe yang mengharuskan rumah untuk rapi dan kadang-kadang si mas juga ikut bantu beres-beres. Continue reading

Tagged

Doa Pembuka dan Penutup Majelis

Doa Pembuka dan Penutup majelis Shahih

Titian Dunia Menuju Akhirat

Doa Pembuka Majelis

Disunnahkan membuka majelis dengan khutbatul hajah dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam senantiasa membacanya setiap akan khuthbah, ceramah, baik pada pernikahan, muhadharah (ceramah) ataupun pertemuan, dan sunnah ini pun dilanjutkan oleh sahabat-sahabat lainnya [Al-Wajiz fi Fiqhis Sunnah]
lafadznya :
الحمد لله نستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيّئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضلّ له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنّ محمدا عبده ورسوله
“Alhamdulillaahi nasta’iinuhu wa nastaghfiruhu wa na’uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyiaati  a’maalinaa may yahdihillaahu falaa mudhillalahu wa may yudh-lil falaa haa diyalah, Wa asyhadu allaa ilaaha illaloohu wahdahu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluhu”

View original post 119 more words

[Testimoni] Tips Membersihkan Panci Gosong

Beruntung saat ini ada mesin pencari super cepat “mbah google” tidak seperti era sebelum internet, kebanyakan orang mengandalkan informasi dari mulut ke mulut. Saya sebagai ibu rumah tangga yang 24 jam berada dalam rumah mengandalkan internet untuk mencari resep, membaca artikel-artikel tentang informasi yang ingin saya ketahui, atau sekadar menyapa teman di dunia maya. Intinya memanfaatkan yang ada untuk tetap mengaktualisasikan diri walaupun tidak bisa kemana-mana. Hehehe. Karena tidak bisa dipungkiri dalam puncak hirarki teori kebutuhan Maslow manusia butuh mengaktualisasikan dirinya menjadi apa yang diinginkan. Terkadang di tengah arus informasi yang datang ketika surfing, ada informasi yang tidak sengaja kita dapat dan pada saat itu belum kita butuhkan. Just keep it, you’ll need it in another time. Saya sering secara tidak sengaja ketika melewati jalan memperhatikan beberapa tempat strategis seperti pom bensin, fly over, restaurant, atau pusat-pusat perbelanjaan (yang ini sih naluri emak-emak banget :p). Kemudian suatu waktu ketika tersasar saya jadi ingat ‘patokan-patokan’ jalan versi saya sendiri sehingga bisa kembali pulang kerumah dengan selamat (yeeeah!). Continue reading

Tagged ,

Malam yang Berat untuk Fatih :D

Weekend ini, sepulang dari berbelanja untuk kebutuhan pengajian pekanan kami mendengar suara gaduh anak-anak tetangga yang sedang bermain di lorong apartemen. Tidak biasanya mereka sudah selarut itu masih di luar, kira-kira pukul 11 malam lebih. Singkat cerita, Fatih sangat bersemangat hingga sedikit berlari menaiki tangga untuk menemui anak-anak tersebut sambil berucap “teman..teman..”. Ternyata ketika sudah sampai diatas, anak-anak tetangga kami yang berjumlah 3 orang (2 balita dan 1 gadis kecil usia SD) sudah akan memasuki pintu rumahnya yang letaknya tepat di depan pintu rumah kami.

Mereka tidak langsung menutup pintu tetapi membiarkannya terbuka sambil bercanda dan sesekali melihat Fatih yang berdiri didepan pintu mereka. Seolah memberikan isyarat untuk bermain bersama dan memberikan Fatih kesempatan untuk masuk kedalam rumah mereka. Saya, suami, dan adiknya Fatih dalam gendongan masih berdiri di depan pintu dan tidak segera masuk ke dalam rumah kami dengan maksud memberikan Fatih kesempatan bersosialisasi. Kemudian karena menangkap isyarat tersebut kami membolehkan Fatih untuk memasuki rumah mereka, tetapi naas ketika Fatih melangkahkan kakinya sampai benar-benar dekat dengan pintu mereka ternyata pintunya ditutup. “Gubraaak..” Continue reading

Tagged ,

Donat Lembut Metode Tangzhong

Image
Emmm..pernah makan donat J.co? Pasti anda akan mengatakan bahwa donatnya lembuuut. Ya, dengan menggunakan metode Tangzhong, donat yang dihasilkan tidak kalah lembut dengan donat J.co, mau coba?
Resep ini didapat dari Mba Juni Puspita Fisalia di Dapur Sehat Ibu dengan sedikiiit modifikasiResep Tangzhong :
– 25 gr tepung terigu
– 150 ml air
aduk-aduk diatas api sampai menjadi bubur namun tidak kental dan tidak mendidih.Resep donat :
– 250 gr tepung terigu
– 5 gr ragi
– 40 gr gula pasir
– 50 ml susu cair
– 100 ml air
Aduk- aduk dan uleni bahan2 diatas bersama 1/2 adonan tangzhong sambil sedikit demi sedikit dimasukan air hingga kalis kemudian tambahkan 20 gr unsalted butter suhu ruang, uleni dan sesekali banting adonan. Jangan lupa menambahkan garam dan vanili (saya lupa bagian ini :D) diamkan hingga mengembang. Kemudian bentuk donat sesuai selera, diamkan kembali 20 menit, goreng dan beri topping sesuai selera anda

*untuk 11 buah donat

Tagged ,

Batagor Bandung

Image
 
Bahan: 
400 gr udang kupas
8 sdm tepung tapioka/kanji
3 sdm minyak sayur (harusnya minyak wijen, tapi ga punya. hueheehe :P)
1 butir telur
Kulit pangsit

Bumbu:
3 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1/2 sdt lada
Garam secukupnya

Pelengkap: 
Mentimun
Telur rebus 
Kentang goreng

Cara Membuat:
Kocok telur masukkan udang yang sudah diblender bersama bumbu kemudian masukkan tepung tapioka dan minyak, masukkan adonan yang sudah jadi kedalam kulit pangsing dan bentuk dengan menyatukan keempat ujung kulit pangsit. Goreng dengan minyak terendam (deep frying) sampai kuning kecoklatan. Angkat dan sajiakan bersama bumbu pecel yang sudah jadi dan pelengkap.

Tagged ,

Ayam Panggang Madu

947214_10200742976953274_1135022380_n

Awalnya saya ingin membuat ayam goreng tulang lunak, tapi kok ketika ayamnya sedang direbus dalam panci presto, tiba-tiba ingin ayam panggang. Taraaaa jadilah ayam panggang madu,  bumbunya sangat kaya akan rasa karena ketika dalam pressure cooker sudah diberikan bumbu untuk ayam goreng kemudian ditambah lagi dengan olesan saat memanggang.

Bumbu halus dalam pressure cooker:

– 1/2 bawang bombay (ko’ kalau dipikir-pikir kenapa pake bawang bombay ya , diganti aja bawang merah)

– 2 siung bawang putih

– 1-2cm kunyit

– 1 cm laos
– 1 1/2 sdm ketumbar
– 1 sdm jahe bubuk
– 3 buah kemiri
– 4 lembar daun jeruk
– gula
– garam
Masukkan bumbu halus, air secukupnya, dan ayam dalam panci presto. Rebus sampai empuk, angkat. Olesi dengan campuran sedikit bumbu bekas merebus, saus sambal, saus tomat, madu, margarin yang dilelehkan dan kecap kemudian panggang 🙂
Tagged ,

Sambal Matah Bali

29539_10200632480190924_905079820_n

Sambal matah khas Bali ini pas sekali dinikmati sore2 dgn nasi hangat, rasanya yang pedas dan segar karena ada potongan batang serai didalamnya membuat sy ketagihan. Dengan sedikit modifikasi beginilah cara membuatnya:
– pertama-tama goreng dada ayam hingga matang kemudian suir-suir
– minyak bekas menggoreng ayam digunakan untuk menumis terasi sambil ditekan-tekan hingga halus kecilkan api, kemudian masukkan bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabe rawit, batang serai yg diiris tipis2, serta jeruk limau yg telah dibuang bijinya. Jangan lupa untuk memasukkan suiran ayam..

Hmmmm, terbayang kan rasany? 

Tagged ,