Our Cold and Long Journey

Perjalanan ke masjid nabawi kali ini agak berbeda dari biasanya. Beberapa hari sebelumnya ada tugas halaqah untuk merangkum tanda-tanda kenabian nabi Muhammad. Dari ulasan video yang disampaikan seorang ustadz melalui youtube, saya begitu terpesona dengan cerita-cerita yang dialamai Nabi Muhammad sebelum wahyu turun. Sehingga ketika menginjakkan kaki di raudhah benar-benar terasa sekali “feel”nya. Selain itu kami juga begitu menikmati perjalanan. Karena bebas berhenti dimana kami mau. Karena biasanya kami menggunakan “hamla” atau semacam travel yg berhentinya disesuaikan dengan waktu perjalanan. Kami juga melewati gunung timiyah yang terletak di provinsi Al-Qassim.
Perjalanan ke madinah memakan waktu sekitar 8 jam. Waktu tempuh ketika pulang lebih lama 1 jam karena kami banyak berhenti. Ini adalah perjalanan terjauh kami hingga saat ini. Riyadh-Madinah berjarak kurang lebih 800-an km. Alhamdulillah Allah beri keselamatan dan kemudahan hingga kembali lagi ke Riyadh. For my hubby; you did it! 🙂

20151227_114943.jpg

Jabal Timiyah

Advertisements
Tagged , , ,

2 thoughts on “Our Cold and Long Journey

  1. Sekar says:

    semoga perjalanannya berkah, ummi 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: