Monthly Archives: December 2015

The National Museum (Saudi Arabia)

Museum ini terletak di kota Riyadh, ibu kota Saudi Arabia. Museum ini terbagi menjadi beberapa bagian. Seperti zaman jahiliyah, atau ada juga satu bagian yg menjelaskan tentang Haramain (Mekkah dan Madinah). Museum ini sangat modern, sepertinya saya belum pernah melihat yang seperti ini di Indonesia, ada banyak ruangan untuk kita menonton sejarah yang menggunakan sensor, jika kita masuk layar akan menyala dengan sendirinya. Berikut gambar-gambar yang berhasil diabadikan. Postingan ini saya buat untuk meringankan beban memori hp saya, hehehe. Continue reading

Advertisements

Our Cold and Long Journey

Perjalanan ke masjid nabawi kali ini agak berbeda dari biasanya. Beberapa hari sebelumnya ada tugas halaqah untuk merangkum tanda-tanda kenabian nabi Muhammad. Dari ulasan video yang disampaikan seorang ustadz melalui youtube, saya begitu terpesona dengan cerita-cerita yang dialamai Nabi Muhammad sebelum wahyu turun. Sehingga ketika menginjakkan kaki di raudhah benar-benar terasa sekali “feel”nya. Selain itu kami juga begitu menikmati perjalanan. Continue reading

Tagged , , ,

Seblak Pasta

img-20151214-wa0021.jpegSaat males makan nasi, seblak ini pas banget untuk mengenyangkan perut. Di campur bakso, suiran ayam dan daun bawang. Hmmm nyaaam sekali. Bumbunya mudah cuma bawang merah, bawang putih, cabai, dan sedikit kencur. Rasa kencur ini yang menurut saya segar banget. MasyaAllah nikmat banget dimakan hangat-hangat. Seblak ini bahan utamanya bisa kerupuk basah (direndam dengan air hangat sblm di olah) atau pasta yg direbus terlebih dahulu. Cobain deh buat kamu yang “nyunda” banget rasa seblak ini pas buat lidah kamu.

Tagged , ,

Pendafataran Daar Adh Dhikr

Setelah satu tahun berniat untuk mendaftar di Dar Adh Dhikr, Alhamdulillah Ahad kemarin berhasil daftar juga. Dar ini semacam kelas dengan short course sekitar 4 bulan disetiap levelnya. Karena suami habis masuk malam ketika pagi sampai rumah kami langsung bersiap-siap menuju Dar untuk mendaftarkan saya juga anak-anak. Jadi selain ibunya belajar, anaknya pun juga belajar. Di Dar Adh Dhikr kami akan belajar arabic, pelajaran islam, dan tahfiz qur’an. Dar Adh Dhikr ini merupakan lembaga nonprofit yang diperuntukan untuk muslimah non-arab yang ingin belajar bahasa arab. Semua uang pendaftaran akan masuk menjadi shadaqah kita yang bernilai pahala, inshaAllah. Jadi bukan untuk lembaga Dar itu sendiri. Untuk dewasa biayanya 200 SAR (kurs 1 SAR = 3700) dan untuk anak-anak biayanya sebesar 300 untuk class, 200 untuk nursery bagi anak-anak yang masih bayi ataupun batita yang masih mengenakan diaper. Jika sudah tidak mengenakan diaper maka anak akan masuk kelas untuk belajar seperti play group.

Continue reading

Tagged

Hasad (Iri)

Dalam jasad manusia ada segumpal daging yang apabila ia baik, maka seluruhnya akan baik. Begitu pula sebaliknya, apabila buruk maka akan buruk seluruhnya. Apakah segumpal daging itu? Mari kita simak hadits nabi berikut :

Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Hati seperti ruangan yang harus selalu dibersihkan berkala agar tidak kotor dan berpenyakit. Bukankah berbeda ruangan yang senantiasa terjaga dan dibersihkan dengan ruangan yang dibiarkan terbuka serta tidak dirawat? Ruangan yang tidak terawat akan banyak sekali sampah bertebaran, kotoran, dan bau tidak sedap. Yang kemudian akan muncul hewan tak diundang seperti lalat, anjing, dan sebagainya. Begitu pun dengan hati, hati yang tidak dijaga dan senantiasa dibiarkan kotor akan memunculkan berbagai penyakit hati seperti hasad.

Apakah hasad itu? Secara singkat hasad bisa diibaratkan frase berikut:
“Susah melihat orang lain senang”
“Senang melihat orang lain susah”
Pernahkah kita terjebak dalam perasaan demikian terhadap saudara kita? Seperti perasaan Qabil yang hasad kepada Habil karena akan menikahi saudari perempuannya yang sangat cantik jelita, atau seperti syaitan yang hasad terhadap manusia karena diperintahkan untuk bersujud oleh Allah?. Umat manusia memang tidak akan selamat dari 3 penyakit, yakni; dzon (prasangka), tathayyur (menganggap sial karena sesuatu), dan hasad.  Continue reading

I’m Back

Akhirnya setelah sekian lama tidak mengunjungi “rumah ini” saya memutuskan untuk meneruskan nge-blog disini setelah sebelumnya menggunakan blogspot dan lama sekali vacum dari menulis. ceileh, kaya penulis aja. Maksudnya, nyorat nyoret layar maya ini dengan kata-kata yang ada di hati dan kepala. Ga serius-serius amat sih, yah intinya saya bisa menuangkan apa yang ingin saya bicarakan. Ok then, i’ll say thank you so much buat yang udah mampir dan memberikan komentar. There’s so much mean for me. Karena saya senang sekali mengenal banyak orang dan menjalin persaudaraan dan ukhuwah.

Alhamdulillah ‘ala kulli hal semoga blog ini memudahkan saya untuk mencatat ilmu dan menjadi sarana untuk menebar kebaikan dan hikmah, terutama sebagai sarana mengingatkan diri sendiri. Dan bukan menjadi hal yang melalaikan. Ya Allah bimbinglah kami..