Monthly Archives: June 2013

Menertawakan Diri Sendiri

Saya bukan ahli dalam ilmu bidang psikologi, saya juga tidak tahu banyak mengenai pola interaksi internal dalam diri masing-masing orang. Saya hanya ingin menuangkan sedikit ide, emm.. atau uneg-uneg ya namanya? Hehe, so this is only in my humble opinion. Jadi sekali lagi di skip saja jika tidak berkenan.

Suatu saat ketika anda terjatuh karena terpeleset di depan orang banyak, apa yang akan anda lakukan? marah-marah dan mengumpat, berdiri kembali untuk kemudian berjalan seperti tidak terjadi apa-apa, atau ikut senyum-senyum sementara banyak mata memerhatikan dan menertawakan anda?. Kelihatannya ada diantara anda yang memilih pilihan terakhir, walaupun mungkin anda pernah mencoba semua kemungkinan tersebut. Ya, itu artinya sedikit banyak anda juga berusaha ‘mementingkan’ pendapat orang lain (dalam hal ini, tertawaan dan ejekan mereka). Banyak motivasi yang membuat anda memilih pilihan tersebut, bisa jadi ada perasaan malu atau agar anda terlihat baik-baik saja dihadapan mereka. Dengan melakukan pilihan terakhir ini anda mungkin akan berpikir bahwa orang-orang tersebut tidaklah perlu tahu kesakitan yang anda alami dan tertawa bersama mereka adalah jalan agar mereka tidak membicarakan dan mencela anda lebih lanjut. Sikap ini sangat menguntungkan anda, karena anda hanya akan malu pada saat tersebut tanpa meninggalkan kesan jelek di mata mereka. Dan tentunya anda tidak perlu membawa malu tersebut sampai ke dalam rumah. Ya, karena telah anda habiskan ketika tertawa bersama mereka dikarenakan kecerobohan anda sendiri. Continue reading

Advertisements
Tagged ,

Cheers :’)

Cheers :')

Hampir tiap malam bocah-bocah ini main dirumah sampai jam 11 malam. We’ll miss this moment when they have to go to school after this holiday.

MENGINGAT #KEBAIKANSUAMI OLEH @UMMUFATIH88

Rasulullah menyampaikan bahwa kebanyakan penduduk neraka adalah wanita yg lalai dari mengingat #kebaikanSuami

Jika melihat sedikit kekurangan pd suaminya mereka berkata: aku tdk pernah melihat sedikitpun kebaikan darimuSeakan #kebaikanSuami menguap ketika bertengkar atau berselisih paham. Bahkan sampai berani mencaci/memaki suami

Tidak sedikit juga yg mengklaim bahwa kenikmatan “terpenuhinya kebutuhan” bisa didapatkan sendiri tanpa #kebaikanSuami Continue reading

Akhirnya anak-anak Mesir itu main ke rumah

Fiuhhhh.. cerita “Malam yang Berat untuk Fatih” pada post sebelumnya nampaknya terbayarkan. Liburan sekolah summer kali ini memang membawa manfaat bagi buah hati kami :). Tetangga kami satu lantai apartemen adalah dua keluarga Mesir yang memiliki masing-masing tiga dan dua anak. Sore-sore menjelang maghrib sering terdengar riuh suara mereka dari dalam ruangan. Benar ketika saya intip dari lubang pintu, ternyata mereka sedang berkumpul dan bermain di pelataran. Langsung saja saya bawa Fatih dan Fathia untuk keluar dan bermain bersama mereka. Dengan bahasa seadanya (ya..ya..saya akui karena saya ga bisa berbahasa Arab) saya memulai pembicaraan dengan bahasa Inggris, syukur… Alhamdulillah mereka yang sudah memasuki usia sekolah mengerti apa yang saya maksud (maklum, Bahasa Inggris saya juga seadanya, hehe). Tidak lama bermain di luar saya ajak mereka untuk bermain di dalam rumah. Mereka sangat excited, ya namanya juga anak-anak pasti suka kalau banyak mainan apalagi rumah yang sangat allowed untuk diberantakin. Saya pasrah deh kalau suami pulang masih berantakan pasalnya sudah menjelang maghrib kala itu. Alhamdulillah suami bukan tipe yang mengharuskan rumah untuk rapi dan kadang-kadang si mas juga ikut bantu beres-beres. Continue reading

Tagged